Pages

Senin, September 25, 2017

My heart was broken T_T


Tolong jangan katakan anakku manja ketika ia sedang ingin bersamaku dan tak mengijinkanku berangkat bekerja

Tolong jangan katakan aku tak mau membantu orang tua ketika aku memutuskan untuk tidak bekerja dan menjadi ibu rumah tangga

Tolong jangan katakan penyesalan tentang sekolahku diwaktu dulu

Tolong jangan katakan hal hal buruk itu lagi

Karena kita seharusnya saling menyayangi dan mengasihi satu sama lain

Aku pun akan berusaha memulihkan perasaanku yang telah tersayat ini karena celotehmu hari itu

Bagaimana aku tuliskan perasaan ini, untuk mengungkapkan bahwa aku tak berdaya untuk menolak membantumu

Aku pun tak kuasa melepaskan pengasuhan anakku kepada yang lain

Aku terus memikirkan ini, terus akan aku fikirkan bagaimana agar kita saling memahami

Semoga Allah selalu melindungi kita semua,, aamiin







    My heart was broken  T_T



Kamis, September 14, 2017

ORANG TUA


Really worth, no matter what the situation, this should go on my notes. Thank you Sist @bunda_alfath_arash for the sharing J

========================================================================

ORANG TUA

Orang tua tidak pernah takut miskin memberi nafkah pada anaknya saat membesarkan mereka.,,.
Tapi banyak anak sering takut kekurangan saat menanggung orang tuanya dimasa tuanya.

Lihat diri kita saat ini,
Sehebat apapun, Sesukses apapun setinggi langit,..
Tapi tanpa doa, restu orang tua yang membesarkan kita,..
Maka tidak akan ada ketenangan, keberkahan & kebahagiaan dalam hidup..

Uang bisa dicari,..
Ilmu bisa digali,
Jabatan bisa kita raih,,.
Tapi... Kesempatan untuk mengasihi orang tua takkan terulang kembali.

Satu ibu,
bisa merawat sepuluh anaknya,..
tapi sepuluh orang anak, belum tentu bisa membahagiakan satu orang ibu.

Satu ayah,
bisa menghidupi sepuluh anaknya tapi  sepuluh orang anak belum  tentu dapat menghidupi satu orang ayah.

Sesekali tengoklah orang tuamu, tatap wajahnya ketika ia terlelap tidur, lihat kerutan di wajahnya,lihat rambutnya yang kini mulai memutih, lihat badannya,yang dulu tegap kini mulai membungkuk,semua telah berubah termakan waktu ,,. Tapi  kasih sayangnya tidak ikut termakan waktu.

Sudahkah kita membuatnya bahagia hari ini?

Sudahkah kita membuatnya bangga hari ini?

Sudahkah kita membuatnya tersenyum hari ini?

INGAT :
Tidak akan ada jasa yang mampu kita balas,.. untuknya.
Tidak akan ada kebaikannya  yang mampu kita balas,..
Semua begitu banyak, begitu tulus.

JANGAN MALU untuk MENUNTUN  orang tua kita didepan orang ramai.
 Masa kecil kita perlu mereka,
Masa tua mereka perlu kita.



Love our parents


#Dikutip dari postingan di group Whatsapp

======================================================================





My father is on the right side, beside him Mr. Arif Pak Wali Kota Tangerang (2017)



My mother







Senin, September 11, 2017

Ya Allah kami rindu khilafah



Kami sungguh butuh tegaknya khilafah
Kami sungguh rindu khilafah
Kami sungguh menunggu khilafah
Ya Allah, kami tahu janjimu pasti

Hamba terheran heran, mengapa  terlalu bersekat kaum muslim untuk membantu sesama muslim yang tertindas
Hamba terheran heran ternyata benar pemuja syahwat dunia menghalalkan segala cara hanya untuk materi
Hamba terheran heran mengapa yang hal - hal buruk dianggap menjadi baik ketika dilakukan bersama – sama

Tunjukanlah kepada kami yang benar adalah benar dan yang salah adalah salah
Ya Allah kami butuh khilafah.









Rabu, Juli 05, 2017

Curhatqu



Pertengkaran itu masih terlihat dimataku
Amarah, benci dan kesedihan masih terasa dan tak kunjung padam
Setelah beberapa tahun ini aku berusaha hadapi dengan sikap terbaik yang aku mampu
Dengan keyakinan mampu melewatinya

Ku kira perceraian akan berujung perdamaian
Ku kira perpisahan akan membawa kebaikan untuk kita semua
Ku kira pernikahan kali kedua dapat menumbuhkan kebahagiaan yang utuh sempurna tanpa ada lagi perselisihan, benci dan amarah

Namun tak semulus yang ku bayangkan
Semua rasa yang buruk itu masih saja ada
Seolah tak boleh aku bermimpi keindahan canda tawa kita bersama terukir kembali

Apakah ini yang namanya perjalanan hidup
Ujian serta cobaan yang menjadi bagian hidup milikku
Lalu apa yang aku pilih, menyerah ataukah membatu untuk tetap baik terhadap keduanya

Tentu saja dengan menggenggam erat mengepal jari-jari tanganku, berpeluh keringat dan air mata yang mengalir, sambil mebayangkan senyum keduanya
Aku memilih untuk tak akan pernah menyerah




Bait yg diatas ini, cuma catatan sedikit marah ku terhadap apa yang aku rasakan, entah kapan mereka akan baca, atau tidak tahu sama sekali apa yang ada di hati, sudahlah, berdamailah dengan dirimu sendiri wahai Bunda



Devi Rosmiawati
5 Juli 2017







Minggu, Mei 07, 2017

Ya Allah.. Ya Rabbana



Hari itu kesalku memuncak
Mendengar perkara yang selalu terulang
Yang seharusnya bisa dihindari lalu ditinggalkan
Tapi mengapa seolah  tak pernah bosan


Ya Allah.. Ya Rabbana
Bolehkah aku membenci
Bolehkah aku melupakan
Bolehkah aku acuhkan
Atau bisakah menjadi mantan lalu kutinggalkan
Jawabannya tidak bukan


Lalu apa
Ya Allah..Ya Rabbana
Apakah ini adalah ujian pengulanganku
Sebab aku yang belum lulus di ujian-ujian sebelum ini
Begitukah


Ya Allah.. Ya Rabbana
Syukurku atas RahmatMu Ya Allah
Mampukanlah aku untuk membantunya
Karena memang tak bisa ku tinggalkan


Karena dia .… Ayahku




















           "I Still miss him"



Kamis, Maret 23, 2017

Bait Bait Indah



Sore-sore di kantor inget si Abang,,trus muncul lagi perasaan guilty ini, ... Ya Allah...kumaha ieu... :(

Coret-coret aja di word dah apa yang ada dihati biar plonggg.... bisa lanjut kerja lagi...meskipun dengan sesak didada dan air mata yang tak terbendung, dan sekitar gw pasti bingung ini Emak emak kenapa kali matanya merah,,hehehe...

Udah ah, langsung ke bait bait indah ini ajah, special for my Mom


~~~~~~~~~~~~   ---  ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ --- ~~~~~~~~~~~~~~~~

Bagaimana agar engkau mengerti mama

Aku ingin belajar menjadi ibu yang baik sepertimu
Aku juga ingin belajar menjadi istri yang baik sepertimu
Namun aku juga ingin menjadi anak yang berbakti kepadamu
Aku hanya manusia biasa yang mengikuti titah Allah sebagai seorang istri, ibu, dan anak

Membahagiakanmu adalah kebahagianku
Dan Ridho mu pun semangatku
Tiada satu apapun yang dapat menggantikan kasih sayangmu padaku
Sungguh aku sayang padamu sampai mati

Walaupun aku tak pandai memuliakanmu
Ketahuilah aku takut jika kau marah maka murka Allah akan datang padaku
Dan percayalah hidup ini tidak akan sempurna tanpa senyummu...


Devi Rosmiawati
23 Maret 2017




Rabu, September 16, 2015

01.09.15

Two Years Ago                          ~ 1 September 2013 ~






Pagi – pagi udah di make up, trus pake baju putih dengan segala accessoriesnyaa.. bersama keluarga berangkat ke Masjid di Kecamatan, setibanya disana langsung masuk ke sebuah ruangan lalu menunggu,,menunggu,, dan menunggu…

Saudara, kerabat, dan sahabat – sahabat datang,,semua memberi senyumnya kearahku…hiiiiiiii
 Dag dig dug… dug dig dag… (ga bisa senyummm,,,saking nervous nya )
Acara pun dimulai…

Ia dan keluarganya sudah tiba, segera dimulai prosesi acaranya..bunyi kepakan rebbana pun mengiringi, terdengar dari ruangan dimana aku duduk dan menunggu, ditemani adik-adik, sepupu dan para sahabatku yg berada didekatku sampai ijab qabul itu terucap dari Bapak dan calon suamiku.

“Alhamdulillah..” sudah terdengar kalimat itu dan aku dipanggil untuk keluar, ijab qabul telah selesai,,,,Alhamdulillah,,legaa… mulai detik ini aku sudah menjadi seorang istri. #nyengirrrrrrrrr….
Momen itu masih jelas sekali dalam ingatan, kegembiraan, rasa syukur yang amat sangat yang tak cukup diungkapkan dengan kata-kata. Hanya terukir doa dalam hatiku, semoga kelak aku bisa menjadi istri dan ibu yang shalihah..aamiin

Ga pake lama lagi kami langsung tanda tangan dibeberapa dokumen, lalu sungkeman sama orang tua (momen sedihhh L), dilanjut dengan foto bersama. #bersama suami tentunya,,hiiiiiiii…
2 Tahun kemudian,,,yupz,, hari ini kami sudah melalui nya, dan lengkap dengan kehadiran Fakhri Hafizhul Abyan, yang kini berusia 14M29D.

“Ya Allah,,,Engkau sangat baik, Engkau Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, semoga keluarga kecil ini selalu mendapat berkahMu, perlindunganMu.. Aamiin”



~ Sedikit cerita di moment bersejarah itu ~

Dan baru aja Ayah telp lohh, Ayah ketawa-ketawa teruss,,seneng yaa ayah,, Brownies kiriman Bunda udah nyampe, awal-awal curiga sana sini siapa yang berani-beraninya kirimin makanan ke kantor..huuhhh #pikirnyatentangproyekabcdefg…, githu katanya,,hiiiii…pas dibuka surpriseeeeee….. ternyata Bunda yang kirim..heheheee..berhasil,,berhasill,horeeeeeeee #doratheexplorer




Cuma kepingin sedikit buat Ayah seneng, dengan brownies yang sederhana ini, dan Alhamdulillah berhasillll,,,ooyeeee….




Rabu, Juli 22, 2015

T _ I _ M _ E !!!








Alright,, need to take deep breath to remember and start open this stories…hhhhhh…fffiiiuuuhhh….

But it must,,yes it is a must, open this old hurts, treat it until fully recovered.  This is my promise to my self own.

When I was 20th  years old, something that I scared about that, faced the condition and the changes happened, my parents was divorced, with complicated reasons, that I can’t tell here, which definitely makes my heart shattered. I thought I don’t have any change to be happy anymore, I thought my life is over, yes,,, everything is over.

But when I remembered my Mom, and My three young sisters, I must get up and try to be strong for them, because I am the oldest one, I must be strong…SEMANGAT KAKAAA…

It’s very difficult to adapt, in every day of Eid Mubarak I felt so different, I need my family completely ,, ya Allah ~ tear ~ New conditions always came to me from year to year. And once more adaptation,,you need to be strong,,face it ~ hhhhhhhhhh ~  while asking why all this things happened to me.

Until I got married, when I was 24th years old. My husband from the beginning until now always be patient person, always receive my family, however our situations. I learn about this life, from him, from his family, from others, to open my heart, expands my heart to receive all destiny that has been outlined for me, to be a better person.

Yes,,Yes,,Yes… I need to be a better person, year to year, I always expand my heart, Because I know Allah SWT know everything which is the best for us. And the time help to treat this hurts little by little.

 ~ I can adapt new conditions, new stories, and all the changes in my life… Alhamdulillah ya Allah…Just positive thinking sahabattt J, Allah always know the best for us ~






I love my family.. I miss our time together... ~ tear ~

(bukan sedih menyesali, melainkan terharu coz I know I can face all changes in my life )



Selasa, Juli 14, 2015

All About Abyan Part II



Semakin hari semakin pintar, murah senyum, ceria….

Kesayangan Bunda ini selalu buat Bunda kangennnn

We love you so much :-*

Tumbuhlah menjadi anak yang sehat, anak yang shalih, jujur, dan baik budi

Doa kami selalu bersamamu sayang

#Peluk cium




Katanya Abyan ini pusing pala barbie...xixixii






Klo yang ini pose apa Deee... ??? 




                                                            Yang ini kepala botak yaaa...




                                                           Xixixixii..manisnyaa Abyankuu

Rabu, Juni 03, 2015

04 Juni 2015

04 Juni 2014_Bagaimana kala itu kutahan semua kesakitan dan perih

Apa yang membuatku begitu kuat dalam menjalani persalinan

Ternyata kau seorang bayi mungil nan tampan

Tangismu membahagiakan, senyummu membahagiakan, dan perkembanganmu sungguh membahagiakan

Terima kasih sayang, kau telah membuat Ayah & Bunda mengenal banyak ilmu, mengenal banyak tahu

Pelajaran hidup dan segala yang membuat kami harus lebih bijaksana

Karena kau semangat kami

Karena kau amanah kami

Karena kau harapan kami

04 Juni 2015_Satu Tahun sudah kau lalui hidup bersama kami, doa ini terus mengalir untukmu sayang


“ Semoga kau menjadi anak yang taat kepada Allah SWT dan RasulNya, mencintai Alqur’an & Sunnah sebagai pedoman hidup. Agar kelak hidupmu akan bahagia dunia akhirat “



~ Fakhri Hafizhul Abyan ~





With Love
Ayah & Bunda 




Kamis, Mei 14, 2015

Sabar dan Shalat


Sebelumnya saya pingin posting tentang masalah yang saya hadapi saat ini. Keadaan yang sulit dilalui, sangat amat sulit. Namun setelah saya fikirkan kembali tak usahlah, cukup goresan itu berada di kertas putih saja. Yang harus diambil adalah pelajaran, bagaimana cara menghadapi setiap problematika kehidupan dengan bijak, menanggapinya dengan sebijak-bijaknya.  

Inilah yang Allah perintahkan agar kita dapat terus menyambung asa, dapat terus memiliki harapan, dan selalu dapat menghadirkan energy positif. Sabar dan Shalat….!






~~ Silahkan dibaca sahabat, kajian yang saya posting ini, semoga bermanfaat ~~

SATU ciri utama dunia yang tidak akan pernah hilang ialah masalah.
Siapapun yang namanya masih hidup di bumi ini pasti akan menghadapi masalah, karena masalah ada di mana-mana, mulai dari kolong jembatan sampai istana kekuasaan. Dari anak-anak hingga kakek-nenek, semua berhadapan dengan masalah. Prinsipnya setiap jiwa memiliki masalah.
Allah Ta’ala sebagai Pencipta Alam Semesta sudah mengetahui dan karena itu juga telah mempersiapkan metode terbaik dalam menghadapi setiap masalah, yakni dengan sabar dan shalat.

Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah [2]: 153).

Aid Al-Qarni dalam buku fenomenalnya La Tahzan menuturkan bahwa jika Rasulullah ditimpa sebuah ketakutan, maka beliau akan segera melakukan shalat. Suatu waktu beliau berkata kepada Bilal, “Ketenanganku ada pada shalat.”

Lebih lanjut Aid Al-Qarni menjelaskan, “Jika hati terasa menyesak, masalah yang dihadapi terasa sangat rumit dan tiup muslihat sangat banyak, maka bersegeralah datang ke tempat shalat, dan shalatlah.”
KH Abdullah Said, pendiri Pesantren Hidayatullah di Kalimantan Timur pernah berkata bahwa shalat adalah media terbaik seorang Muslim mengadukan segala masalahnya kepada Allah Ta’ala.

Kita banyak menemukan riwayat yang menuturkan bahwa Nabi di kala shalat sungguh sangat thuma’ninah dan bisa dikatakan cukup panjang, utamanya kala beliau shalat sendiri di malam hari. Bahkan Siti ‘Aisyah pernah menuturkan, kaki Rasulullah sampai bengkak karena lamanya shalat beliau.

Semua itu tidak lain karena beliau sedang mengadu, memohon, dan berharap kepada Allah agar segala urusan yang berkaitan dengan umat Islam diberikan jalan, diberikan kemudahan, diberikan keberkahan, sehingga umat Islam bisa menjadi umat terbaik yang mampu menjadi tauladan bagi seluruh umat manusia di muka bumi ini.

Kala kita memohon kepada Allah melalui shalat, tentu sangat tidak elok jika dilakukan dengan tergesa-gesa. Harus tenang dan sabar dalam menjalankannya.

Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya.” (QS. Thaha [20]: 132).

Jadi, shalat sebenarnya bukan semata ritual, ia sumber menyedot dan menyadap kekuatan Ilahiyah untuk setiap jiwa mampu menghadapi masalah dengan tenang, cerdas dan solutif. Sebab dalam shalat ada masa dimana Allah sangat dekat pada seorang hamba, yakni di kala sujud.
Sedekat-dekat seorang hamba kepada Tuhannya yaitu ketika ia sujud, maka perbanyaklah berdo’a di dalam sujud.” (HR. Muslim).

Dengan demikian mari kita jadikan shalat sebagai media penting dalam hidup kita untuk benar-benar dekat kepada Allah Ta’ala untuk menemukan solusi dari setiap masalah yang kita hadapi. Bukan sekedar ritual dan kurang begitu antusias dalam menjalankannya.


Sabar

Beriringan dengan kata shalat, dalam menghadapi masalah kita juga harus bersabar. Menurut Aid Al-Qarni sabar adalah kemampuan jiwa untuk senantiasa berlapang dada, berkemauan keras, serta memiliki ketabahan yang besar dalam menghadapi masalah kehidupan.
Bahkan tidak ada masalah yang tidak bisa diatasi dengan sabar. Dengan bersabar, masalah apa pun, insya Allah akan tersolusikan.

Seberapa pun besar permasalahan yang kita hadapi, tetaplah bersabar. Karena kemenangan itu sesungguhnya akan datang bersama dengan kesabaran. Jalan keluar datang bersama kesulitan. Dan, dalam setiap kesulitan itu ada kemudahan. Karena janji Allah adalah kabar gembira bagi orang-orang yang sabar.

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah [2]: 155).

Dengan demikian, usah sedih, apalagi putus asa. Biarlah masalah mewarnai hidup kita, apa pun dan sebesar apa pun. Semua itu pasti akan sirna seiring kita memohon solusi kepada Allah dengan sabar dan shalat. Karena jika Allah sudah berjanji, mustahil Allah tidak menepatinya, yakinlah!*

Rep: Imam Nawawi
Editor: Cholis Akbar
www.hidayatullah.com



~~ Saatnya bangkit yuuuuuuukkkkkk !!!!!!!! ~~


Rabu, Mei 06, 2015

Nasehat Hidup ^^





Beberapa hari yang lalu, saya dapet BC yang isinya bagus banget, mungkin sahabat sudah pernah baca ya, tapi tak apa lah yaaa, klo saya posting di blog ini. Sekedar sharing dan saling mengingatkan. Ini adalah nasehat yang terjawab didalam Alqur’an, pedoman hidup. Silahkan disimak J

Pernahkah saat kau duduk santai dan menikmati harimu, tiba-tiba terpikirkan olehmu ingin berbuat suatu kebaikan untuk orang lain?

Itu adalah Allah yang sedang berbicara denganmu dan mengetuk pintu hatimu (QS 4:114, 2:195, 28:77)

Pernahkah saat kau sedang sedih, kecewa tetapi tidak ada orang disekitarmu yang dapat dijadikan tempat curahan hati?

Itu adalah Allah yang sedang rindu padamu dan ingin agar kau berbicara padaNYA (QS 12:86)
Pernahkah tanpa sengaja kau memikirkan seseorang yang sudah lama tidak bertemu, tiba-tiba orang tersebut muncul, atau kau bertemu dengannya atau kau menerima telepon darinya?
Itu adalah kuasa Allah yang sedang menghiburmu. Tidak ada yang namanya kebetulan (QS 3:190-191)

Pernahkah kau mendapatkan sesuatu yang tidak terduga, yang selama ini kau inginkan tapi rasanya sulit untuk didapatkan?

Itu adalah Allah yang mengetahui dan mendengar suara batinmu serta hasil dari benih kebaikan yang kau taburkan sebelumnya (QS 65:2-3)

Pernahkah kau berada dalam situasi yang buntu, semua terasa begitu sulit, begitu tidak menyenangkan, hambar, kosong, bahkan menakutkan?

Itu adalah saat Allah mengizinkan kau untuk diuji. Allah ingin mendengar rintihan serta doamu agar kau menyadari akan keberadaanNYA (QS 47:31)

Jika kau peka, akan sering kau sadari bahwa KASIH dan KUASA Allah selalu ada di saat manusia merasa dirinya tak mampu

Apakah kau pikir tulisan ini hanya iseng? Tidak! Sekali lagi, TIDAK ADA YANG KEBETULAN...

Beberapa menit ini tenangkanlah dirimu rasakan kehadiranNYA.. Dengarkan suaraNYA yang berkata:

"Jangan khawatir, AKU ada di sini bersamamu" (QS 2:186)

"Janganlah bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita" (QS 9:40)



# Semoga tulisan ini bermanfaat ya sahabat J